Perkuat Koperasi Produsen Peternakan, Koperasi LPER Tindak Lanjuti Audiensi dengan Kementerian Koperasi RI

Jakarta, Jumat (30/1/2026) — Sebagai tindak lanjut dari audiensi sebelumnya yang dilaksanakan pada 26 Januari 2026, Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) kembali melakukan audiensi dengan Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat peran koperasi produsen, khususnya di sektor peternakan ayam petelur dan ayam pedaging.

Audiensi yang berlangsung di kantor Kementerian Koperasi RI ini diterima oleh Staf Khusus Menteri Koperasi, Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. D. Pertemuan tersebut membahas berbagai program strategis yang dapat mendorong penguatan koperasi produsen peternakan, mulai dari aspek pembiayaan, pengembangan usaha, hingga potensi kolaborasi lintas program pemerintah.

Ketua Umum Koperasi LPER, H. Mulyadi Atma, menyampaikan bahwa koperasi produsen peternakan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan protein hewani nasional. Untuk itu, diperlukan dukungan kebijakan dan pembiayaan yang tepat sasaran agar koperasi mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.

“Fokus kami adalah bagaimana koperasi produsen, khususnya di sektor ayam petelur dan pedaging, dapat diperkuat melalui skema pembiayaan yang berkeadilan dan program pemerintah yang terintegrasi. Dengan begitu, koperasi mampu menjadi tulang punggung peternak rakyat,” ujar H. Mulyadi Atma.

Dalam audiensi tersebut, Koperasi LPER juga membahas potensi kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), sebuah inisiatif yang berfokus pada sektor pangan dan swasembada pangan nasional. Program ini menempatkan desa sebagai basis utama produksi pangan, termasuk protein hewani.

Prof. Ambar Pertiwiningrum menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih diarahkan untuk memperkuat ekosistem pangan nasional yang berbasis desa. Ia berharap anggota Koperasi LPER yang berada di wilayah perdesaan dapat berkontribusi aktif dalam program Kopdes Merah Putih, khususnya sebagai produsen pangan strategis di sektor peternakan.

“Kami melihat potensi besar koperasi produsen peternakan untuk terlibat langsung dalam penguatan pangan nasional. Desa adalah kunci produksi pangan, dan koperasi menjadi instrumen penting untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi rakyat,” ungkap Prof. Ambar.

Turut hadir dalam audiensi tersebut dari Koperasi LPER antara lain Budi Ariyanto selaku Ketua Koordinator Wilayah, drh. Andrian Citra, serta Fathoni Mahmudi selaku Ketua Koordinator Wilayah Jawa Timur.

Audiensi tindak lanjut ini menegaskan komitmen Koperasi LPER dalam membangun sinergi berkelanjutan dengan Kementerian Koperasi RI guna memperkuat koperasi produsen peternakan yang berdaya saing, berkelanjutan, serta berkontribusi nyata terhadap swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

  • All Posts
Load More

End of Content.