KOPERASI LPER SUKSESKAN RAT 2025, KUKUHKAN PENGURUS WILAYAH DAN LAUNCHING KOPERASI DIGITAL

DI Yogyakarta (6/2/2026)Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, pengukuhan pengurus wilayah, audiensi kelembagaan, serta launching Koperasi Digital LPER yang berlangsung pada Kamis–Jumat, 5–6 Februari 2026 di Hotel Platinum Adisucipto, Sleman, DI Yogyakarta. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 150 anggota koperasi dari berbagai wilayah serta sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah, lembaga strategis, akademisi, dan mitra usaha.

Rangkaian acara dimulai pada Kamis (5/2/2026) dengan pelaksanaan RAT yang berlangsung tertib dan lancar. Dalam forum tertinggi koperasi tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban organisasi, membahas evaluasi kinerja koperasi tahun buku berjalan, sekaligus menetapkan arah program kerja untuk penguatan kelembagaan dan usaha koperasi ke depan. RAT menjadi momentum konsolidasi internal untuk memperkuat peran koperasi produsen peternakan dalam menjaga stabilitas pasokan protein hewani nasional.

 Pada hari pertama, kegiatan juga diisi dengan pemaparan narasumber dari kementerian dan lembaga nasional. Hadir sebagai pembicara Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Drs. Samsul Widodo, M.A, Staf Khusus Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Kementerian Koperasi RI Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional Nita Yulianis. Para narasumber menekankan pentingnya penguatan koperasi produsen sebagai pilar ekonomi rakyat dan mitra strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan.

 Usai RAT, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus wilayah serta pengucapan ikrar janji yang diwakili oleh enam wilayah, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jambi. Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan memperluas jaringan kerja koperasi di daerah.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Jumat (6/2/2026) melalui audiensi kelembagaan dan launching Koperasi Digital LPER. Pada kesempatan tersebut, Staf Khusus Kementerian Koperasi RI Prof. Ambar Pertiwiningrum menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat ditentukan oleh ketersediaan pasokan pangan dari petani dan peternak, termasuk daging ayam dan telur ayam. Menurutnya, Koperasi LPER memiliki jejaring peternak yang kuat sehingga berperan penting dalam menjaga kesinambungan pasokan protein hewani nasional.

Prof. Ambar menyampaikan bahwa Koperasi LPER dapat menjadi “kakak asuh” dalam mendukung operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). KDMP akan berperan sebagai offtaker, supplier, sekaligus pool holding yang membantu penguatan aset dan pengembangan usaha peternak.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa KDMP akan bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program MBG, khususnya sebagai supplier produk peternakan seperti daging ayam dan telur ayam, guna menjaga pasokan protein hewani berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum Koperasi LPER H. Mulyadi Atma menegaskan komitmen penuh koperasi dalam mendukung program pemerintah, khususnya Program MBG, serta pengendalian inflasi komoditas telur dan daging ayam, terutama menjelang Ramadhan.

“Kami berkomitmen menyukseskan program MBG supaya tidak terjadi inflasi produk protein hewani, baik telur maupun daging ayam,” tegasnya.

Saat ini, Koperasi LPER memiliki sekitar 4.600 anggota di 17 provinsi, sehingga dinilai memiliki kapasitas besar menjaga keberlanjutan pasokan protein hewani nasional.

Launching Koperasi Digital LPER menjadi tonggak transformasi kelembagaan koperasi berbasis teknologi, guna meningkatkan transparansi, efisiensi tata kelola, dan akses layanan bagi anggota.

Kegiatan audiensi dan launching tersebut turut dihadiri oleh pejabat Badan Gizi Nasional, LPDB Koperasi, Program Investasi Pemerintah, Jamkrida Jateng, serta akademisi UGM dan mitra usaha sektor pembibitan dan pabrik pakan.

Rangkaian kegiatan ini juga didukung oleh mitra strategis, antara lain PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Charoen Pokphand Jaya Farm, Teluria, New Hope Liuhe, PT New Hope Farm Indonesia, dan lainnya.

Dengan terselenggaranya RAT, pengukuhan pengurus wilayah, audiensi kelembagaan, dan launching Koperasi Digital LPER, koperasi menegaskan langkah nyata memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan wilayah, dan mempercepat transformasi digital, serta siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

  • All Posts
Load More

End of Content.