Tangerang Selatan, 23 Juli 2026 — Koperasi Produsen Usaha LPER turut menghadiri Kongres XIV Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) yang diselenggarakan di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten.
Koperasi LPER diwakili langsung oleh Ketua Umum H. Mulyadi Atma dan Sekretaris Jenderal Virnanda Hapsara. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen Koperasi LPER untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah, perusahaan pembibitan, asosiasi, serta seluruh pemangku kepentingan industri perunggasan nasional.
Mengangkat tema “Pembibitan sebagai Arsitek Industri Perunggasan Nasional”, kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, dilanjutkan peluncuran Buku 55 Tahun GPPU, pengukuhan Badan Pengurus Pusat dan Dewan Pengawas GPPU periode 2026–2030, arahan pemerintah, serta Seminar Nasional GPPU.
Pengurus baru GPPU dikukuhkan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., dengan Asrokh Nawawi sebagai Ketua Umum GPPU periode 2026–2030. Kepengurusan baru membawa semangat untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah serta mendorong digitalisasi dan penyelarasan data industri sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat.
Dalam seminar nasional ditegaskan bahwa pembibitan tidak hanya berperan menyediakan Day Old Chick atau DOC, tetapi menjadi titik awal yang menentukan kualitas, produktivitas, kesehatan, dan keberlanjutan seluruh rantai industri perunggasan. Industri juga membutuhkan perencanaan yang lebih terukur dengan memperhatikan keseimbangan antara supply dan demand.
Keseimbangan pasokan dan kebutuhan pasar sangat penting untuk mencegah kelebihan produksi maupun kekurangan pasokan yang dapat memicu fluktuasi harga ayam dan telur. Kondisi tersebut berkaitan langsung dengan stabilitas dan keberlanjutan usaha peternak mandiri.
Koperasi LPER memandang bahwa tantangan industri perunggasan harus diselesaikan melalui tata kelola yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, didukung data yang akurat, akses pembiayaan, sarana produksi, pendampingan, serta kepastian penyerapan hasil peternakan. Kebahagiaan turut mewarnai keikutsertaan Koperasi LPER setelah berhasil memperoleh grand prize berupa satu unit sepeda dalam rangkaian acara Kongres XIV GPPU.
Melalui kehadiran Koperasi Produsen Usaha LPER menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi demi terciptanya industri perunggasan yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat serta mendukung ketahanan pangan nasional.


