Koperasi LPER Bersama Kementan dan BUMN Pangan Bahas Percepatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Rabu, 11 Februari 2026, Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) mengikuti diskusi pembahasan percepatan program hilirisasi ayam terintegrasi pasca ground breaking.

Diskusi ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., Direktur Utama Holding BUMN Pangan ID FOOD (PT Rajawali Nusantara Indonesia/RNI) Ghimoyo, serta PT Berdikari, bersama sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam forum tersebut, Koperasi LPER menyampaikan kesiapan serta mengusulkan keterlibatan langsung dalam percepatan program, mengingat Koperasi LPER memiliki ekosistem anggota peternak yang luas dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Koperasi LPER dinilai siap mendukung penguatan industri perunggasan nasional secara terintegrasi, dengan fokus pada budidaya broiler dan layer (pembesaran pullet), pengelolaan Rumah Potong Ayam (RPA), cold storage, hingga fasilitas produksi pendukung lainnya.

Program ini menjadi langkah strategis untuk menekan fluktuasi pasokan dan harga, sekaligus memperkuat rantai pasok perunggasan dari hulu hingga hilir dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan protein nasional.

Selain itu, program hilirisasi ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan pasar nasional, termasuk sebagai bagian dari rantai pasok offtaker Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Pertanian, Danantara melalui BUMN pangan, serta pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan supply chain yang lebih stabil, efisien, dan memberikan manfaat langsung bagi peternak rakyat.

  • All Posts
Load More

End of Content.