Bogor, 17 April 2026 — Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) turut menghadiri Workshop Hilirisasi Perunggasan Nasional: Komunitas Peternak Rakyat sebagai Lokomotif yang diselenggarakan oleh SASPRI Nasional di Ruang Rapat PSP3.
Workshop ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA., IPU. sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, Prof. Muladno menekankan pentingnya konsolidasi antar organisasi perunggasan melalui penguatan manajemen dan organisasi, semangat gotong royong, serta penguatan IPTEK guna mendorong sistem usaha peternakan rakyat yang lebih terintegrasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai asosiasi dan organisasi perunggasan nasional, di antaranya Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Peternak Pembudidaya Unggas Niaga (PPUN), Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN), Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (PERMINDO), Perhimpunan Industri Peternakan Ayam Ras (PINTAR), serta PINSAR Petelur Nasional (PPN), bersama Koperasi Produsen Usaha LPER. Hadir pula anggota DPR RI Komisi IV, Ir. H. Herry Dermawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum GOPAN, serta sejumlah pihak sebagai peninjau seperti PT Berdikari, ASPEKSINDO, AGISPRINA, dan IPOLIS.
Secara umum, seluruh asosiasi menyatakan dukungan terhadap konsep konsolidasi bisnis perunggasan secara kolektif berjamaah yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi, menstabilkan produksi, serta mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat peternak.

Dalam sesi diskusi, Koperasi LPER yang diwakili oleh H. Mulyadi Atma menyampaikan pandangan strategis terkait bentuk kelembagaan konsolidasi. Ia menegaskan bahwa skema holding sebaiknya berbentuk koperasi.
“Jika berbentuk koperasi, maka asosiasi-asosiasi yang ada dapat menjadi anggota. Karena pada dasarnya asosiasi tidak memiliki ruang untuk menjalankan usaha secara langsung,” ujarnya.
Pandangan Koperasi LPER tersebut menjadi salah satu poin penting dalam workshop, sekaligus menegaskan peran koperasi sebagai wadah yang paling tepat untuk mengintegrasikan kekuatan peternak rakyat dalam sistem bisnis kolektif yang berkelanjutan.


