Gunung Sindur, 21 April 2026 — Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) melakukan kunjungan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur pada Selasa (21/4). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh H. Mulyadi Atma dan disambut oleh Kepala Lapas, Bambang Wijanarko.
Fokus utama kunjungan ini adalah melihat secara langsung proses pembuatan kandang baterai ayam petelur yang dikerjakan oleh warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan terlibat mulai dari tahap perakitan rangka, pemasangan kawat, hingga penyusunan struktur kandang yang dirancang efisien dan sesuai dengan standar peternakan ayam petelur.
Pembuatan kandang baterai ini tidak hanya menjadi aktivitas keterampilan, tetapi juga merupakan bagian penting dalam sistem budidaya ayam petelur modern. Kandang baterai dikenal mampu meningkatkan efisiensi ruang, mempermudah manajemen pemeliharaan, serta mendukung produktivitas telur secara optimal. Dengan demikian, kemampuan membangun kandang yang tepat menjadi salah satu kompetensi dasar dalam usaha peternakan.
Ketua Umum Koperasi LPER, H. Mulyadi Atma, menyampaikan bahwa keterampilan teknis seperti ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri perunggasan. Menurutnya, penguasaan pembuatan kandang baterai dapat membuka peluang usaha, baik sebagai tenaga terampil maupun sebagai pelaku usaha mandiri di bidang peternakan. “Dengan keterampilan ini, warga binaan tidak hanya belajar membuat kandang, tetapi juga memahami dasar dari sistem produksi peternakan. Ini menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, hasil pembuatan kandang baterai oleh warga binaan direncanakan akan diserap oleh Koperasi LPER sebagai offtaker untuk memenuhi kebutuhan anggota koperasi di berbagai wilayah.
Skema ini diharapkan dapat menciptakan kesinambungan antara proses pelatihan dengan peluang pasar yang nyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan keterampilan warga binaan dalam pembuatan kandang baterai ayam petelur tidak hanya berhenti pada tahap pembinaan, tetapi juga terhubung langsung dengan ekosistem usaha yang berkelanjutan di sektor peternakan.
